"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Kejadian Gunung Dempo erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 240 detik," tulis laman resmi PVMBG, dikutip Sabtu (23/11/2024).
“Pasca kejadian erupsi hingga pukul 15.00 WIB tidak terekam kegempaan maupun aktivitas yang signifikan,” jelasnya.
Badan Geologi mencatat perkembangan terakhir aktivitas Gunung Dempo hingga periode 1–22 November 2024. Berdasarkan hasil pengamatan visual periode 1–22 November 2024 adalah gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut.
Asap kawah tidak teramati. Sementara terpantau cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur, selatan dan barat. Suhu udara sekitar 18–28 Celcius.
Pengamatan kegempaan pada 1–22 November 2024 melalui jaringan seismik Gunung Dempo terdiri dari 15 kali gempa Hembusan, 2 kali gempa Vulkanik Dangkal, 5 kali gempa Vulkanik Dalam. Terjadi 2 kali gempa Tektonik Lokal, 1 kali gempa terasa skala II MMI, 11 kali gempa Tektonik Jauh, dan 20 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5–3 mikrometer, dominan 1 mikrometer.
Lau, potensi bahaya saat ini berupa erupsi freatik dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dari kawah utama melanda wilayah dengan radius 1 km dari pusat erupsi. Hujan abu tipis akibat erupsi dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung pada arah dan kecepatan angin.
Sehingga, berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Dempo masih berada pada level 2 atau waspada. Oleh sebab itu, masyarakat, pendaki, pengunjung, dan wisatawan tidak m mendekati dan bermalam (berkemah) di pusat aktivitas kawah Marapi-Gunung Dempo dalam radius satu kilometer.
Serta perhitungkan arah bukaan kawah sejauh dua kilometer ke sektor utara, mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.
Masyarakat Bisa Beraktivitas Seperti Biasa
Rinjani Memang Menawan, Tapi Gunung Dempo Tak Kalah Berkesan
Pemandangan di bawah kaki Gunung Dempo di Kota Pagar Alam Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Masyarakat sekitar Gunung Dempo diimbau agar tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Dempo, dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Dempo melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore atau melalui halaman web resminya.(Redaksi)







0 Post a Comment:
Posting Komentar